Sejarah Singkat

 Berawal dari kerinduan untuk menguatkan Keesaan Gereja, Dr. Binsar Antoni Hutabarat melepaskan jabatan sebagai peneliti senior pada Pusat Kajian Reformed Bagi Agama dan Masyarakat (Reformed Center for Religion and Society) dan merintis gereja. Satu bulan perintisan, Maret 2020 Indonesia di terpa badai covid, perintian berlangsung secara online, dan setelah tiga ibadah Natal, ibadah Natal ketiga setelah covid gereja yang dipimpin Dr. Binsar Hutabarat dihadiri oleh 200 lebih anggota jemaat yang bersimpati terhadap pelayanannya. Tahun 2026 Sinode GSA mempercayakan Doktor Binsar A. Hutabarat ntuk menggembalakan GSA di bekasi dan sekitarnya, bersamaan dengan itu diberikan tanggung jawab untuk mengelola gedung gereja,engkap dengan Pastori. Babak baru pelayanannya untuk menguatkan keesaan gereja semakin terbuka luas.

Dr. Binsar Antoni Hutabarat di tahbiskan sebagai Pendeta di Gereja Presbyterian Indonesia (GPI) tahun 2020, sebelumnya beliau menjabat sebagai Gembala Sidang Gereja pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Bojonegoro (tahun 1995-1996. Beliau melepaskan jabatan di GPPS dan menjadi dosen di Sekolah Tinggi Teologi Doulos tahun 1997. Selanjutnya beliau mengundurkan diri dari STT Doulos karena perbedaan pandangan dengan Ketua STT, dan menjadi gembala Gereja Presbyterian Indonesia Jemaat Antiokia bersama dengan Pdt Bigman Sirait (alm), dan Pdt. Gunar Sahari. karena perbedaan pandangan beliau menyerahkan penggembalaan GPI Antiokia kepada Pdt. Bigman Sirait, yang kenudian berubah menjadi Gereja reformasi Indonesia (GRI). Setelah itu Dr. Binsar A. Hutabarat menjadi peneliti di Reformed Center for religion and Society, dan tahun 2012, STTRII meminta beliau untuk menangani akreditasi STTRII dan memenuhi semua tuntutan akreditasi, baik dalam penyiapan dokumen akreditasi, serta standar lain yang dibutuhkan. Setelah 14 Tahun melayani di Pusat Kajian Reformed dan juga sebagai ketua tim akreditasi STTRII, Dr. Binsar mengundurkan diri, dan memulai sebuah pelayanan perintisan gereja. satu bulan perintisan covid melanda Indonesia, pelayanan perintisan gereja dilaksanakan secara online, dan Desember 2023 mulailah ibadah Natal pertama jemaat yang dirintis beliau. Tahun 2024 Gereja Rintisan Dr. Binsar A.Hutabarat bernaung di Sinode Gereja Santosa Asih, dan jumlah jemaat terus mengalami pertumbuhan meski menggunakan ruang ibadah sewa, tahun 2026, Dr. Binsar Dipercayayakan menjadi gembala Gereja santosa Asih Bekasi dan sekitarnya dan mengelola gedung gereja lengkap dengan pstori. Babak baru perjuangan menguatkan keesaan gereja terus berlangsung. Dr. Binsar Antoni Hutabarat bukan hanya tidak menerima honor tetap dari gereja, tetapi kerap perlu mengelarkan dana dari koceknya untuk keberlanjutan pelayanan.

Mari bergabung bersama Gereja Santosa Asih untuk anda yang belum menjadi anggota tetap sebuah gereja. Visi Dr. Binsar A. Hutabarat adalah menjadi Gereja Yang Aktif Menguatkan Keesaan Gereja dengan Fokus pada menghadirkan gereja sebagai Komunitas yang Sehat untuk bertumbuh bersama untuk menjalankan mandat Allah bersama-sama dengan gereja dari berbagai denominasi Gereja dengan Kristus sebagai kepala Gereja. 

Comments

Popular Posts